4 Pemain Inter Milan Masuk Nominasi Pemain Terburuk

Inter Milan kembali mendominasi daftar kandidat penghargaan Bidone d’Oro 2017 atau pemain terburuk. Tapi tersisa satu pemain yang masih berkostum Inter Milan, tiga pemain lainnya sudah hijrah.

Dari 10 pemain yang masuk dalam daftar, ada empat pemain asal Inter Milan. Mereka adalah Gabriel Barbosa, Ever Banega, dan Jeison Murillo. Sedangkan satu pemain lagi yang masih bersama Inter adalah Joao Mario.

Khusus untuk Barbosa atau yang lebih dikenal dengan julukan Gabigol, dinilai sangat pantas masuk dalam daftar ini. Sejak direkrut dari Santos seharga 29,5 juta euro musim panas 2016, ia hanya diturunkan 10 kali dan itu pun cuma sebagai pemain cadangan. Total ia cuma bermain dengan durasi total 183 menit.

Penyerang asal Brasil itu pun lantas dipinjamkan Inter Milan ke Benfica dengan opsi penjualan permanen jika klub Portugal tersebut berkenan. Penilaian serupa juga pantas untuk Jeison Murillo.

Bek Kolombia itu tak mendapat tempat reguler bersama Inter Milan musim lalu, hingga akhirnya dilepas ke Valencia. Sedangkan Ever Banega dan Joao Mario, sejatinya tampil tidak terlalu buruk. Mereka cukup memberi kontribusi yang signifikan bagi Inter Milan musim lalu.

Nama Besar

Hanya saja, untuk nama besar seperti mereka, performa yang mereka tunjukkan dianggap jauh di bawah ekspektasi. Terlebih lagi Mario yang direkrut dari Sporting Lisbon dengan harga mencapai 40 juta euro.

Sementara itu, rival sekota Inter Milan, AC Milan menyumbang dua nama untuk penghargaan memalukan ini. Mereka adalah penyerang Carlos Bacca (Kolombia) yang kini dipinjamkan ke Villareal, serta bek Gabriel Paletta (Argentina) yang akan segera didepak Januari mendatang.

Napoli menyumbang satu pemain, yakni Nikola Maksimovic yang direkrut dari Torino di musim panas tahun 2016. Meski didatangkan dengan harga yang cukup mahal, yakni 25 juta euro, bek Serbia itu hanya menghabiskan musim lalu dengan duduk di bangku cadangan tanpa sekalipun diturunkan. Musim ini pun ia baru dimainkan dua kali.

Dua pemain yang membela AS Roma musim lalu, yakni penyerang Juan Manuel Iturbe dan bek Thomas Vermaelen, juga masuk dalam daftar ini. Bagi Iturbe, ini merupakan kali kedua secara beruntun ia masuk dalam daftar ini.

Bidone d’Oro

Iturbe kini dipinjamkan ke klub Meksiko, Club Tijuana. Sedangkan Vermaelen, yang selama dipinjam Roma lebih banyak dibekap cedera, sudah dipulangkan ke Barcelona musim panas lalu. Dan, kiper Palermo, Josip Poavec menggenapi daftar ini menjadi sepuluh.

Ada pun Bidone d’Oro merupakan kebalikan dari Ballon d’Or, namun hanya diadakan di lingkup Liga Italia. Gelar ini sering disebut juga dengan istilah ‘Sampah Emas’ atau ‘Keranjang Sampah Emas’. Mereka yang masuk dalam daftar ini adalah pemain yang dinilai bermain paling buruk di musim sebelumnya.

Penghargaan ini digelar rutin setiap tahunnya sejak tahun 2003. Pemain pertama yang meraih gelar ini adalah Rivaldo, waktu itu bermain untuk AC Milan. Pemenang untuk penghargaan ini ditentukan melalui voting oleh para pendengar acara Catersport di Rai Radio.

Tahun lalu, para pemain Inter Milan juga mendominasi daftar ini. Mereka adalah Geoffrey Kondogbia, Felipe Melo, Stefan Jovetic, dan Martin Montoya. Secara keseluruhan, sejak pertama kali diadakan, Inter juga memimpin dengan empat pemain mereka yang sudah memenangkan penghargaan ini (2006, 2007, 2008, dan 2011). Sementara secara individual, striker asal Brasil, Adriano menjadi peraih terbanyak, yakni tiga kali (2006, 2007, dan 2010).

Daftar Pemenang Bidone d’Oro

Daftar Pemenang Bidone d’Oro

2003: Rivaldo (AC Milan)

2004: Nicola Legrottaglie (Juventus)

2005: Christian Vieri (Inter Milan)

2006: Adriano (Inter Milan)

2007: Adriano (Inter Milan)

2008: Ricardo Quaresma (Inter Milan)

2009: Felipe Melo (Fiorentina/Juventus)

2010: Adriano (AS Roma)

2011: Diego Milito (Inter Milan)

2012: Alexander Pato (AC Milan)

Real Madrid Incar Bintang Liverpool

Madrid – Pelatih tim nasional Mesir, Hector Cuper, menyebut Real Madrid tertarik memboyong Mohamed Salah dari Liverpool. Namun, Cuper enggan berbicara lebih dalam mengenai kabar tersebut.

Liverpool menggelontorkan 42 juta euro (Rp 675 miliar) untuk merekrut Mohamed Salah dari AS Roma pada bursa transfer musim panas 2017. Sang pemain langsung menjawab kepercayaan The Reds dengan performa apik.

kerja samanya dengan Roberto Firmino dan Philippe Coutinho di lini depan The Reds menjadi senjata andalan Jurgen Klopp. Hingga saat ini, pemain 25 tahun tersebut mendulang 17 gol dan lima assist di berbagai ajang.

Teranyar, Salah mengemas satu assist ketika Liverpool menekuk Brighton & Hove Albion 5-1 pada laga Premier League, di American Express Community Stadium, Sabtu (2/12/2017).

“Saya mengetahui Real Madrid mengincar Mohamed Salah. Namun, saya tidak akan banyak berbicara mengenai kabar tersebut. Bagi saya, itu adalah situasi yang luar biasa,” ujar Cuper.

Sementara itu, kerja sama antara Hector Cuper dan Mohamed Salah menjadi satu di antara kunci keberhasilan tim nasional Mesir ke Piala Dunia 2018. Mesir bergabung bersama Rusia, Arab Saudi dan Uruguay di grup A.